Apa itu puasa intermiten?
Puasa intermiten adalah tren diet populer yang melibatkan periode makan dan puasa secara bergantian. Pola makan ini telah dipraktikkan selama berabad-abad sebagai bagian dari tradisi agama dan budaya, tetapi telah mendapatkan perhatian dalam beberapa tahun terakhir karena potensi manfaat kesehatannya.
Puasa intermiten telah terbukti membalikkan diabetes, masalah tiroid, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi, menjaga berat badan yang sehat, dan dapat membantu mengobati dan mencegah kanker dan penyakit neurodegeneratif (Tagde et al., 2021). Metode standar termasuk metode 16/8 (puasa 16 jam, makan 8 jam) atau metode 5:2 (makan secara teratur lima hari seminggu dan secara signifikan mengurangi kalori selama dua hari tidak berturut-turut seminggu).
Puasa intermiten memanfaatkan respons alami tubuh terhadap periode puasa untuk meningkatkan manfaat kesehatan. Ketika klien mengonsumsi makanan, tubuh mereka memasuki keadaan makan, memanfaatkan energi dari makanan yang baru saja dicerna. Ketika klien memasuki jendela puasa, biasanya 12 hingga 16 jam, tubuh mereka beralih ke keadaan puasa. Selama fase ini, tubuh beralih ke energi yang tersimpan, awalnya membakar glikogen dan kemudian beralih ke lemak untuk bahan bakar.











