Apa teori keterikatan Bowlby?
Teori keterikatan, yang dikembangkan oleh John Bowlby, menjelaskan bagaimana perilaku keterikatan awal membentuk perkembangan manusia. Ini menunjukkan bahwa bayi secara naluriah membentuk keterikatan pada pengasuh utama untuk memastikan kelangsungan hidup. Ikatan ibu-anak sangat penting, karena keterikatan yang aman mendorong perkembangan emosional dan sosial yang sehat.
Bowlby mengidentifikasi gaya lampiran yang berbeda, termasuk lampiran aman, lampiran penghindaran, dan lampiran tidak aman lainnya. Kemudian, gaya lampiran keempat yang merupakan lampiran yang tidak teratur diperkenalkan. Ini semakin memperluas pemahaman tentang bagaimana keterikatan dini mempengaruhi perkembangan anak. Biasanya, bayi awalnya menunjukkan keterikatan sembarangan, mencari kenyamanan dari berbagai keterikatan sebelum membentuk ikatan yang kuat dengan sosok keterikatan utama mereka.
Kecemasan perpisahan muncul ketika seorang anak jauh dari pengasuh utama mereka, menyoroti hubungan mendalam yang terbentuk melalui keterikatan awal. Psikologi perkembangan menekankan bahwa anak-anak yang membentuk keterikatan yang aman cenderung memiliki regulasi emosional dan keterampilan sosial yang lebih baik. Sebaliknya, keterikatan yang tidak aman dapat menyebabkan kesulitan dalam hubungan dan kesejahteraan emosional di kemudian hari.






